Kelima tahapan itu adalah sebagai berikut :
1.Tahapan ketiadaan, seperti yang disebutkan dalam oleh Firman Allah SWT :
“ Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut” (QS:Al INsan:1)
“Wahai manusia jika kamu ragu pada hari kebangkitan maka sesungguhnya kami telah menjadikan kamu dari tanah , kemudian dari setets air mani, kemudian dari segumpal darah kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannaya dan tidak sempurna. Agar kami jelaskan kepadamu dan kami tetapkan dalam rahim apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian kami keluarkan kamu sabagai bayi kemudian kamu menjadi dewasa. Dan diantaramu ada yang diwafatkan dan ada yang dipanjangkan umurnya hingga pikun supaya dia tidak mengatahui lagi sesuatupun yang telah dia ketahui dahulu. Dan kamu lihat bumi itu kering dan apabila kami turunkan air dari atasnya hiduplah bumi itu dan suburlah menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang indah.” (QS:Al Hajj:5)

2.Tahapan alam rahim, sebagaimana firman Allah SWT :
“Dia telah menciptakan kalian dalam perut-perut ibu-ibu kalian kejadian demi kejadiandalam tiga kegelapan”. (QS;AzZumar).

3.Tahapan kehidupan dunia, sebagaimana firman Allah SWT :
“ Dan Allah telah mengeluarkan kalian darimperut-perut ibu-ibu kalian dalam keadsaan tidak mengetahui segala sesuatu dan Dia menjadikan bagimu pendengharan, penglihatan dan ahti agar kalian bersyukur.” (QS. An-Nahl:78).
Dan tahapan inilah yang menentukan bahagia dan celakanya, untuk menuju ke kehidupan yang sebenarnya. Tahapan yang merupakan negeri tempat kita diuji dan dicoba. Sebagaimana firman Allah Swt: “ Dialah yang telah menciptakan kematian dan kehidupan agar menguji kalian siapa di antara kalian yang paling bagus amalannya” (QS;AL Mulk;2)

4.Tahapan kehidupan alam barzakh/kubur, sebagaimana firman Allah SWT ;
“ Dan dari belakang mereka ada barzakh (pembatas) sampai hari kebangkitan” (QS;Al Mu’minun;100)

5.Tahapan kehidupan alam akhirat, yanga merupakan tahapan terakhir, tujuan dan ujung dari semuanya. Allah Swt berfirman ;
“ Dan sesungguhnya setelah itu kalian akan menjadi mayat kemudian nanti di hari kiamat kalian akan dibangkitkan” (QS;Al Mukminun;16).

Dalam tahapan kehidupan manusia, kehidupan di Dunia berada di tahapan yang ketiga yang artinya masih ada tahapan berikutnya yang akan kita lalui. Dan penentu kekalnya kebahagian kita kelak ada di kehidupan dunia. Apakah kita masih berangan-angan untuk mendapatkan sorga-Nya, sementara dikepala kita hanyalah bagaimana memperoleh kebahagian dunia semata, kebahagian semu yang mebelokkan iman dan kalbu untuk menjauh dari-Nya. Di dua tahapan selanjutnya amal perbuatan kita akan dibalas oleh Allah swt bagaimana kita menjalani kehidupan kita di dunia, maka beruntunglah orang-orang ikhlas mengabdikan dirinya ke pada Allah Swt dan Rasul-Nya. Bagi yang membuat pelanggaran akan mendapat azab/siksa kubur dan siksa neraka, sebaliknya bagi yang bertakwa akan mendapatkan kenikmatan yang tiada tara di alam kubur dan sorga kelak telah menanti di akhir zaman.. Allah Swt berfirman : “Maka mengapa ketika nyawa telah sampai di tenggorokan, padahal kamu ketika itu melihat, dan kami lebih dekat daripada kamu tetapi kamu tidak melihat. Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah Swt) kamu tidak mampu mengembalikan nyawa itu jika kamu adalah orang yang benar? Adapun jika orang yang mati adalah orang yang yang didekatkan (kepada Allah Swt) maka dia mendapatkan ketentraman dan rizki serta sorga yang penuh kenikmatan.Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan , maka keselamatan bagimu karena kamu dari golongan kanan. Dan adapun jika dia termasuk orang yang mendustakan lagi sesat, maka dia disambut dengan siraman air mendidih dan dibakar dalam neraka.” (QS;Al Waqiah;83-94)

(Dikutip dari ; Ada apa setelah kematian ?; Asy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin-alih bahasa Abu HAfs Umar Al Atsary-hal.2-5)

About these ads